Wajah lukisan itu loh, yang bisa membuat pengendara di belakang truk ini trenyuh. Apalagi teksnya, "Ojo lalekno aku." Ah, siapa yang tega melupakan dirimu, jeng?
Tentu saja ini ajakan atau bujukan tak serius. Kalau serius, wah bisa-bisa dimarahi persatuan istri pengemudi truk. Yah, namanya juga grafiti -- coretan iseng asal-asalan.
Ini namanya odong-odong, permainan anak-anak di kampung pinggiran Jakarta. Ongkosnya Rp 1.000 sekali naik. Anak-anak menyukai sekali mainan murah meriah ini. Ada juga odong-odong yang dilengkapi musik.
Gambar ini pasti diambil di daerah perbatasan Jakarta-Tangerang arah ke Bandara Soekarno-Hatta. Di jalan Husein Sastranegara ini memang tempat mencuci... read more on Potret Kemiskinan di Pinggir Jalan
aku gelem rek!!! huehuehuheue .... piye khabare read more
on Donatur Kenikmatan?